Tips : Dalam Memulai Bisnis Properti, Berinvestasi dengan Seimbang
Kaum muda banyak yang beranggapan bahwa berinvestasi di properti bisa
memberikan keuntungan yang tinggi. Hal ini biasanya didukung oleh kedua
orang tua yang sudah berpengalaman punya rumah atau properti lainnya.
Namun, jika kita masih muda dengan uang lebih dan belum punya
tanggungan, tak ada salahnya untuk menanamkan modal di tempat lain.
Kenapa demikian?? agar investasi kita seimbang, dan tidak berat di satu
sektor saja.
Meski kita baru saja bekerja, namun tak akan rugi jika menyisihkan
sedikit penghasilan kita untuk berinvestasi di saham. Bisa juga kita
menggenjot dana terlebih dahulu di saham. Setelah mendapat untung,
dananya bisa dipakai untuk membeli properti. Belajar berinvestasi lebih
dini mengasah kemampuan dalam memperoleh pundit-pundi keuntungan.
Tak perlu menyisihkan dana terlalu banyak untuk mulai berinvestasi,
katakanlah sekitar 10ribu hingga 50ribu per minggu. Kecil memang, tapi
lebih baik ketimbang tidak sama sekali. Langkah kecil ini mengajarkan
kita untuk membagi risiko. Dana kita tak akan hilang begitu saja jika
terjadi sesuatu, beda cerita jika hanya ditempatkan di satu wadah saja.
Tips : Mengumpulkan Tabungan Sebelum Memulai Bisnis Properti
Punya rencana menyewakan kembali properti yang dibeli, misalnya rumah
/ apartemen, maka kita harus punya uang lebih untuk biaya perawatan.
Jika beli properti untuk ditinggali, uang ekstra tetap diperlukan, untuk
uang kebersihan dan keamanan juga perawatan properti. Langkah terbaik
yang kita lakukan adalah menyimpan lebih banyak dana di tabungan sebelum
membeli properti. Maka, kita lebih terlindungi dari biaya-biaya
tambahan.
Tips : Buatlah riset kecil-kecilan mengenai lokasi
Tidak perlu komplit dengan fasilitas pendukung seperti lift/gym dan
kolam renang, namun usahakanlah lokasi tidak jauh dengan sarana-sarana
umum. Kawasan yang dekat dengan pusat kota memang bagus, tapi perhatikan
juga pertumbuhan kotanya ke depan. Jangan sampai daerah pinggiran kota
yang menjadi lokasi properti kita malahan tak akan dikembangkan oleh
pemerintah.
Belilah properti berdekatan dengan stasiun kereta selalu menjadi
pilihan terbaik karena sarana tersebut akan terus terpakai dalam waktu
yang lama. Ketika populasi semakin bertambah, sarana transportasi massa
itu akan menjadi sangat penting. Namun, tetap hati-hati terhadap area
yang punya sentimen negatif, seperti dekat bandara/terminal yang selalu
padat. Bahkan, jalan raya antar kota yang tiap harinya sangat sibuk
dapat menjadi masalah. Kawasan seperti itu sebaiknya kita hindari.
Perhatikan juga masyarakat sekitar, orang-orang seperti apa yang
tinggal di wilayah tersebut. Seleksi juga orang-orang yang berniat
menyewa properti milik kita, jangan terima sembarang orang. Cara memulai bisnis properti
memang butuh banyak persiapan dan pertimbangan, maka persiapkanlah
segala sesuatunya dengan baik, baik dari segi mental, dana, maupun
prediksi akan segala risiko yang bias saja terjadi.
Senin, 05 Agustus 2013
Tips Membuat Bisnis Semakin Berkembang dan Maju
Untuk
menjawab tugas pertanyaan yang diberikan dosen mengenai bagaimana
tips/cara agar usaha kita berhasil jika seandainya menjadi pengusaha.
Saya akan mencoba sharing atau memberikan beberapa tips/cara agar usaha
kita berhasil. Dalam memulai atau mengembangkan bisnis/usaha dalam
bidang jasa maupun dagang harus mempunyai tips/cara agar usaha kita
berkembang dan maju.
Tips Memulai Usaha
1. Menjadi pengusaha itu life calling, panggilan hidup yang mulia, jangan jadikan sebagai keterpaksaan.
2. Kesuksesan usaha kita datangnya dari Tuhan dan diwujudkan dalam tindakan. Selalu andalkan Dia dalam setiap usaha.
3. Usaha memang memerlukan perencanaan, namun yang jauh lebih penting adalah komitmen untuk segera memulai usahanya.
4. Bermimpi dan buat target untuk sukses. Target ini penting untuk memberi semangat dalam berbisnis.
5. Tentukan jenis bisnis yang akan dimulai, disarankan agar sesuai dengan minat bisnis/hobby dan kemampuan.
6. Ingin memulai usaha harus berani ambil risiko, kalau tidak berani ambil risiko, jangan buka usaha.
7. Harus miliki konsep dari awal bahwa kepuasan konsumen merupakan prioritas, bukan cuma ladang profit semata.
8. Dalam usaha harus mau terima komplain konsumen, kalau tidak mau terima komplain konsumen, jangan buka usaha.
9. Lakukan kolaborasi dengan partner usaha, ini penting untuk meningkatkan efisiensi dan membuat inovasi.
10. Usaha yang kita buat harus terus belajar. Belajar semakin baik melayani konsumen dan membuat produk berkualitas.
11. Menjalankan usaha itu perlu komitmen 100 persen. Jangan setengah-setengah nanti hasilnya juga setengah-setengah.
12. Jangan jadikan konsumen hanya sebagai ladang profit, jadikan konsumen sebagai partner. Minta feedback untuk bisnis kedepannya.
13. Jangan menyerah ketika bisnis kita mengalami kendala. Jadikan kendala sebagai batu loncatan untuk sukses.
14. Kesuksesan berhenti bukan ketika kita gagal, kesuksesan berhenti ketika kita menyerah.
15. Hal penting dalam usaha: buatlah produk yang lebih baik dari pesaing atau yg lebih murah tapi tetep berkualitas.
16. Jangan pernah menganggap enteng pesaing. Ingat pesaing bukan musuh melainkan motivasi untuk berkembang.
17. Tentukanlah visi dalam bisnis, gambarkanlah akan seperti apa bisnis kita 3 tahun ke depan.
18. Pertahankan kualitas terbaik, banyak konsumen lari ke pesaing karena kualitas layanan & produk kita menurun.
19. Carilah differensiasi dari produk kita dan jadikan bisnis kita berbeda dan lebih baik dari produk pesaing.
20. Usaha yang sukses adalah usaha yang diwujudkan bukan direncanakan saja.
· Tips Strategi Produk
1. Strategi produk menjadi strategi penting dalam usaha. Produk juga bagian dari marketing mix: product - promotion - place – price
2. Pelanggan lari ke pesaing, karena produk kita tidak berkualitas, atau kualitasnya menurun.
3. Buat produk yg unik, dan lebih baik dari pesaing. Jadikan ini USP: Unique Selling Point.
4. Usaha yang tidak melakukan inovasi dalam produk, perlahan-lahan akan digilas pesaing.
5. Lakukan quality control secara berkala. Pastikan produk yg diterima konsumen adalah produk yang berkualitas.
6. Tentukan
harga produk yang sesuai dengan target market dan raw material. Jangan
terlalu mahal, jgn terlalu murah. Harus tetep profitable.
7. Ingat konsep ini: jual produk yang value for money - harga sesuai dengan kualitasnya.
8. Lakukan product evaluation. Minta feedback dari konsumen. Apakah sudah sesuai dengan keinginan konsumen.
9. Terkadang perlu lakukan competitor analysis. Produk mereka kita cek, sebagai data dan masukan untuk produk kita.
10. Produk yang baik adalah produk yang sesuai dengan keinginan konsumen, diterima di market dan profitable.
11. Dalam strategi produk, hal yang sangat penting dalam menetapkan dan pengembangan merek.
12. Merek yang baik merupakan representasi dari produk yang berkualitas.
· Tips Strategi Jualan
1. Mulai dengan perencanaan sales: tentukan produk yg dijual, kapan, dimana, siapa target marketnya, dll.
2. Persiapkan kualitas yang baik, first impression dalam kualitas sangat menentukan apakah konsumen akan beli lagi.
3. Fokus pada pelayanan terbaik ke konsumen dan bangun relasi dengan mereka untuk long term sales.
4. Pilih
lokasi jualan yang strategis, dimana cukup banyak orang di daerah
jualan: dekat kantor, kampus, mall, tempat nongkrong abg, dll.
5. Hal lain yang juga sangat penting adalah bangun merek. Ketika merek sudah kuat, jualan akan terdongkrak.
6. Jika kita sudah ada karyawan, maka beri training untuk jualan & motivasi agar maksimal ketika jualan.
7. Lakukan inovasi produk. Inovasi, variasi & product improvement sangat penting untuk meningkatkan sales.
8. Lakukan promosi yang masif, bisa dengan spanduk, brosur, ataupun social media: facebook, twitter, youtube, blog.
9. Buat paket-paket produk, misal paket bundling, paket hemat, paket lengkap. Ini bs meningkatkan omzet.
10. Tetapkan strategi dari awal: jual banyak harga hemat atau jual sedikit harga premium. Tergantung segmennya.
11. Buat iklan testimoni yang deskripsikan kelebihan produk dan pngalaman konsumen. Penting untuk “create trust”.
12. Perhatikan kondisi fisik outlet, channel distribusi, stock agar jualan tetap lancar.
13. Tetapkan target sales harian, mingguan, bulanan hingga tahunan. Ini penting untuk menentukan strategi.
14. Terapkan strategi harga, strategi ini bisa meningkatkan trial & omzet. Contoh: strategi potongan harga.
15. Catat data konsumen untuk database. Database ini sangat penting untuk bangun relasi & long term sales.
16. Berjualan harus kreatif, misal gratis untuk yang ultah, free minuman yg ngajak 5 orang tmennya, dan sebagainya.
17. Promo, bisa dilakukan dengan pemberian bonus saat pembelian banyak. Ini bisa meningkatkan volume sales.
18. Di era digital marketing. Kita bisa gunakan sarana website, fb, twitter untuk online shop.
19. Beri apresiasi ke konsumen yg membeli lebih, bisa dengan gift, produk tambahan dll. Penting utk impression.
20. Lakukan evaluasi penjualan secara berkala untuk evaluasi kinerja, strategi & penentuan next improvement.
Selanjutnya
saya akan memberikan tips/cara mengembangkan dan memajukan bisnis/usaha
untuk mengiklankan produk barang atau jasa dalam bidang digital
marketing, contohnya website.
· Proses Loading Situs Web Harus Cepat
Terkadang
suatu situs web yang memiliki content yang menarik ataupun yang
memiliki desain yang indah, kurang mendapat perhatian dari penjelajah
internet. Itu bisa terjadi bila situs tersebut membutuhkan waktu yang
sangat lama untuk loadingnya (terutama masalah loading image) dan hal
ini akan membuat pengunjung situs menjadi bosan. Para pengguna internet
menginginkan informasi yang tersaji dengan cepat. Bayangkan saja betapa
bosannya seorang pengunjung web manakala harus menunggu relatif lama
untuk dapat mendownload keseluruhan sebuah halaman web. Ia bisa saja
mengklik tombol Stop untuk mematikan proses download halaman kemudian
mematikan fasilitas auto load image dari browsernya atau malah
pindah ke halaman lain yang lebih cepat. Sepertinya hal tersebut sepele,
namun bila tidak diantisipasi maka jerih payah kita membangun suatu
situs yang menarik dan indah akan menjadi usaha yang sia-sia. Karena
kendala kecepatan akses inilah maka penerapan teknik desain cetak
tradisional termasuk teknik interaktif multimedia pada situs kita harus
dipikirkan dengan matang. Oleh karenanya, dalam membuat suatu situs
perlu diperhatikan pembuatan desain web maupun grafis yang indah tapi
dari segi ukuran file-filenya cukup kecil. Hal tersebut perlu dipikirkan
untuk mengantisipasi para pengunjung situs yang koneksi internetnya
tidak terlalu cepat.
· Format Image File yang Efektif
Salah
satu masalah yang berkaitan dengan hal tersebut adalah masalah file
image. Dalam dunia web kita bisa melihat proses loading berbagai format
file image. Dan diantara format-format yang ada, yang sering digunakan
adalah format JPEG dan GIF.
Berkaitan dengan masalah ukuran file dan proses loading maka penggunaan format image yang tepat merupakan syarat utama :
1. Gunakan format GIF bila :
· Gambar Anda banyak berisi area kosong besar dan warnanya datar
· Anda ingin meyakinkan bahwa grafik Anda dapat diterima oleh semua browser dan platform
· Anda ingin membuat area di grafik menjadi transparan.
2. Gunakan format JPEG bila :
· Grafik Anda memiliki tonal yang bervariasi
· Grafik Anda adalah fotografi penuh warna
· Buat Beberapa Versi dari Situs Kita
Saat
ini teknologi web berkembang dengan pesat, di satu sisi hal itu memacu
para desainer web/web author untuk membuat halaman-halaman web yang
semakin indah dan canggih. Namun di sisi lain, hal itu juga berarti
kebutuhan kecepatan akses yang semakin tinggi. Oleh karena itu, bila kita mendesain/membuat sebuah situs web dan jika server situs kita
masih memiliki sisa ruang yang cukup besar maka bisa dibuat beberapa
versi situs. Misalnya situs versi A untuk pengunjung yang memiliki
koneksi internet yang relatif cepat dan situs versi B untuk pengunjung
yang memiliki koneksi internet yang relatif lambat. Beberapa
situs menyediakan versi HTML standar dan versi Shocked-nya yang
membutuhkan plug-in tambahan dan tentunya kecepatan akses yang lebih
cepat.
· Gunakan Teknologi Web yang Semakin Canggih
Ada
beberapa situs yang dibuat dengan menggunakan bantuan software-software
canggih seperti Flash, Dreamweaver ataupun menggunakan teknologi Active
X, Dynamic HTML, Java, JavaScript, dan lain-lain. Beberapa diantara
situs-situs tersebut memang dimaksudkan untuk menunjukkan kepiawaian
pengelola/desainer situs web memasukkan beragam teknologi tersebut ke
dalam situs mereka dan ditujukan untuk pengunjung situs yang memiliki
koneksi yang cepat ke internet.
· Plug-in
Untuk
dapat menikmati teknologi-teknologi web tersebut, tak jarang pengunjung
situs harus memiliki plugins khusus untuk browser mereka. Sebagai
contoh :
· Untuk
menikmati situs-situs yang menggunakan Shockwave dan Flash dari
Macromedia maka dibutuhkan plugin Shockwave dan Flash Player yang bisa
didapatkan di www.macromedia.com/shockwave/download/
· File-file Real Audio / Video membutuhkan player yang bisa Anda dapatkan di www.real.com
Untuk melihat/membaca file-file PDF kita bisa mendownload program Adobe Acrobat Reader dari situs Adobe (www.adobe.com/products/) yang tersedia gratis.
· Buat Isi Hompage Selalu Baru (Update)
Suatu
situs web yang baik akan selalu menunjukkan aktivitas updating content
yang baik. Dengan semakin seringnya content diperbaharui (ditambah,
diganti, dikoreksi, diperiksa link-nya, dan lain-lain) menunjukkan
kepada penjelajah situs bahwa memang situs anda adalah situs yang
benar-benar terurus. Hal
seperti ini sangat direkomendasikan untuk situs-situs penyedia
informasi di mana informasinya itu sering berkembang dalam rentang waktu
yang singkat, seperti situs-situs majalah, koran, bursa, dan lain-lain.
Ada berbagai cara untuk melakukan proses update ini :
1. Secara manual : Anda update sendiri halaman-halaman web Anda dengan editor HTML yang ada, kemudian save dan upload
2. Secara
otomatis : Anda bisa menggunakan teknologi web yang telah ada untuk
mempermudah proses updating misalnya menggunakan CGI atau teknologi
lainnya sehingga memudahkan pengelola situs untuk terus memperbaharui
situsnya.
· Menambah Feature-feature yang Menarik
Dari
berbagai teknologi web yang telah dikenal maka Anda dapat membuat suatu
layanan/feature khusus dari situs web Anda yang dapat menarik perhatian
pengunjung. Ide dasarnya adalah menarik pengunjung dengan
fasilitas/layanan yang disediakan kemudian membuat mereka penasaran
untuk mengeksplorasi lebih lanjut situs web kita. Beberapa contoh
layanan tersebut adalah eCard, search engine, discussion room, chat
room, free hit counter, dan lain-lain.
Ada beberapa cara untuk membuat pengunjung tertarik dengan situs web kita:
- ·link dari search engine/situs lain diarahkan menuju halaman utama dari situs kita, sehingga memaksa pengunjung untuk mengeksplorasi situs kita lebih lanjut.
- link dari search engine/situs lain langsung diarahkan menuju halaman yang berisi fasilitas yang ditawarkan. Dan dari setiap layanan yang diberikan, pengunjung ‘dibujuk’ untuk melakukan eksplorasi lebih jauh. ‘Bujukan’ itu sendiri bisa berupa beberapa preview image yang menarik, banner, dan lain-lain.
· Iklan Website
Agar situs web Anda dapat dikenal maka Anda harus melakukan promosi mengenai web Anda. Ada banyak cara, diantaranya :
1. Daftarkan search engine yang paling banyak diakses (contoh : yahoo, altavista, infoseek, dan lain-lain).
2. Bisa juga melakukan promosi melalui produk, majalah, katalog, eCards, layanan webmail, banner, dan lain-lain.
3. Selain
itu Anda bisa juga menggunakan sarana IRC jika memang diijinkan,
memungkinkan, dan sesuai dengan isi/tema dari channel IRC tersebut.
Faktor Dan Cara Mengatasi Pengganguran
Faktor utama penyebab pengangguran di Indonesia.
pengangguran yaitu orang yang berada pada usia produktif/usia kerja yang tidak bekerja. Berdasarkan penyebabnya pengangguran dapat dibedakan 5 macam yaitu:
Salah satu masalah yang cukup besar di Indonesia adalah masalah pengangguran, yang tidak pernah teratasi setiap tahunnya. Faktor pengangguran bisa beragam macamnya, dan ini tidak boleh di abaikan oleh pemerintah. Usaha mengatasi pengangguran bukanlah kewajiban pemerintah semata. Seluruh penduduk Indonesia di harapkan partisipasinya untuk mengatasi masalah ini. Tanpa kerjasama pemerintah dan masyarakat mustahil dapat mengatasi pengangguran di Indonesia. Berikut adalah beberapa penyebab pengangguran yang umum terjadi di Indonesia.
Dampak pengangguran terhadap pembangunan nasional
Jika tingkat pengangguran tinggi, sumber daya menjadi terbuang percuma dan tingkat pendapatan masyarakat akan merosot. Sehingga menghambat beberapa faktor pembangunan nasional, seperti :
Pendapatan nasional dan pendapatan perkapita.
Upah merupakan salah satu komponen dalam penghitungan pendapatan nasional. Apabila tingkat pengangguran semakin tinggi, maka nilai komponen upah akan semakin kecil. Dengan demikian, nilai pendapatan nasional pun akan semakin kecil.
Pendapatan per kapita adalah pendapatan nasional dibagi jumlah penduduk. Oleh karna itu, nilai pendapatan nasional yang semakin kecil akibat pengangguran akan menurunkan nilai pendapatan per kapita.
Beban psikologis
Semakin lama seseorang menganggur, semakin besar beban psikologis yang harus ditanggung. Secara psikologis, orang yang menganggur mempunyai perasaan tertekan, sehingga berpengaruh terhadap berbagai perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Dampak psikologis ini mempunyai efek domino di mana secara sosial, orang menganggur akan merasa minder karena status sosial yang tidak atau belum jelas.
Biaya sosial
Dengan semakin besarnya jumlah pengangguran, semakin besar pula biaya sosial yang harus dikeluarkan. Biaya sosial itu mencakup biaya atas peningkatan tugas-tugas medis, biaya keamanan, dan biaya proses peradilan sebagai akibat meningkatnya tindak kejahatan.
Penerimaan negara
Salah satu sumber penerimaan negara adalah pajak, khususnya pajak penghasilan. Pajak penghasilan diwajibkan bagi orang-orang yang memiliki pekerjaan. Apabila tingkat pengangguran meningkat, maka jumlah orang yang membayar pajak penghasilan berkurang. Akibatnya penerimaan negara pun berkurang.
Beberapa faktor di atas dapat menghambat pembangunan nasional yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Baik berupa penbangunan sistem sosial, politik, ekonomi, infrastruktur, pertahanan, pendidikan dan teknologi, kelembagaan, dan budaya.
Cara mengatasi pengangguran di Indonesia
Banyak upaya yang telah dilakukan pemerintah selama ini dalam mengurang jumlah pengangguran di Indonesia, namun masih saja pengangguran tidak berkurang bahkan lebih bertambah setiap tahunnya di karenakan tidak seimbangnya jumlah pencari kerja dan lapangan pekerjaan.
Menurut Paul A. Samuelson dan Wiliam D. Nurdhaous dalam bukunya Ekonomi mengemukakan cara-cara mengatasi pengangguran yaitu sebagai berikut:
A. Mengembangkan tenaga kerja secara menyeluruh dan terpadu yang diarahkan pada peningkatan kompetensi dan kemandirian tenaga kerja peningkatan pengupahan, penjaminan kesejahteraan, perlindungan kerja dan kebebasab berserikat, dan
B. Meningkatkan kualitas dan kuantitas penempatan tenaga kerja ke luar negeri dengan memerhatikan kompetensi, perlindungan, dan pembelaan tenaga kerja yang di kelola secara terpadu dan mencegah timbulnya eksploitasi tenaga kerja.
Ada berbagai cara dalam mengatasi pengangguran,yaitu :
Peningkatan Mobilitas Tenaga kerja dan Modal
Peningkatan mobilitas tenaga kerja dilakukan dengan memindahkan pekerja ke kesempatan kerja yang kosong dan melatih ulang keterampilannya sehingga dapat memenuhi tuntutan kualifikasi di tempat baru. Peningkatan mobilitas modal dilakukan dengan memindahkan industri (padat karya) ke wilayah yang mengalami masalah pengangguran parah. Cara ini baik digunakan untuk mengatasi msalah pengangguran struktural.
Penyediaan Informasi tentang Kebutuhan Tenaga Kerja
Untuk mengatasi pengangguran musiman, perlu adanya pemberian informasi yang cepat mengenai tempat-tempat mana yang sedang memerlukan tenaga kerja. Masalah pengangguran dapat muncul karena orang tidak tahu perusahaan apa saja yang membuka lowongan kerja, atau perusahaan seperti apa yang cocok dengan keterampilan yang dimiliki. Masalah tersebut adalah persoalan informasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu diadakan sistem informasi yang memudahkan orang mencari pekerjaan yang cocok. Sistem seperti itu antara lain dapat berupa pengumuman lowongan kerja di kampus dan media massa. Bisa juga berupa pengenalan profil perusahaan di sekolah-sekolah kejuruan, kampus, dan balai latihan kerja.
Program Pendidikan dan Pelatihan Kerja
Meningkatkan program pendidikan dengan cara wajib belajar 12 tahun dan memberikan pendidikan gratis bagi warga yang kurang mampu, sehingga mengurangi pengangguran yang tidak terdidik. Memberikan pelatihan kerja untuk mencari kerja, sehingga menjadi pekerja yang terampil dan ahli. Perusahaan lebih menyukai calon pegawai yang sudah memiliki keterampilan atau keahlian tertentu. Masalah tersebut amat relevan di Negara kita, mengingat sejumlah besar penganggur adalah orang yang belum memiliki keterampilan atau keahlian tertentu.
Menggalakkan program transmigrasi
Program transmigrasi bukan saja merupakan cara efektif meratakan pembangunan dan jumlah penduduk, tetapi juga merupakan cara mengatasi pengangguran yang tepat. Yaitu tidak semua berbondong – bondong mencari pekerjaan di ibukota yang dapat memadatkan ibu kota. Oleh karena itu, transmigrasi adalah solusi terbaik untuk mengatasi pnegangguran juga dengan memberikan pelatihan dan pemberian modal untuk membuka usaha di wilyah transmigrasi sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan.
Meningkatkan dan mendorong kewiraswastaan
Meningkatkan jumlah wiraswasta dengan adanya UKM dengan pemberian modal yang di berikan oleh pemerintah dan kerjasama dengan pihak swasta. Menumbuhkan jiwa wirausaha sejak sekolah sehingga merubah paradigma dari mencari pekerjaan menjadi memberi pekerjaan. Hal ini yang mesti di dukung oleh pemerintah. Mendukung kegiatan wirausaha sekecil apapun skala usaha tersebut dan memberikan pelatihan – pelatihan wirausaha hingga memberikan pinjaman – pinjaman tanpa anggunan dan tanpa bunga bagi perintis usaha ( masih pemula ). Wirausaha bukan saja mengatasi pengangguran di tanah air tetapi juga bentuk usaha untuk meningkatkan perekonomian Indonesia.
Mengintensifkan program keluarga berencana
Seperti yang telah kita ketahui, Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi penduduk terbanyak di dunia. Jadi apabila masalah keluarga berencana ini tidak dijalankan secara efektif, dapat dipastikan pengangguran di Indonesia akan semakin bertambah. Pemerintah harus berusaha untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dan mengawasi program ini dengan sebaik baiknya agar program ini berjalan dengan sangat baik. Karena masih belum terlihat keberhasilan dari program KB.
Menekan impor dan memperbanyak ekspor
Pemerintah harus menekan impor sebanyak mungkin dan memajukan produk – produk dalam negeri yang di hasilkan dari petani dan para wirausaha. Sehingga para usahawan tidak kesulitan dalam mencari pasar dalam menjual usahanya. Dan berusaha untuk mengekspor produk dalam negeri yang laku dalam pasaran luar negeri yang dapat menghasilkan devisa negara. Sehingga para pengangguran yang berusaha untuk mengembangkan bisnis usahanya tidak kesulitan mencari pasar untuk menjual hasil dari usahanya.
Hal hal di atas adalah beberapa cara yang dapat di gunakan pemerintah dalam mengurangi pengangguran di Indonesia dan dapat memperkuat ekonomi Indonesia. Namun pemerintah tidak akan bisa menjalankan program – program tersebut jika tanpa adanya kerjasama dengan pihak swasta dan masyarakat.
Kesimpulan :
Pengangguran merupakan faktor penting dalam pembangunan nasional baik jangka panjang maupun jangka pendek. Pengangguran harus segera di atasi agar ekonomi indonesia bisa lebih baik dan mampu bersaing dengan luar negeri. Pemerintah diharapakan dapat mengatasi pengangguran dengan menyediankan lapangan pekerjaan atau program-program bina usaha untuk masyarakat kecil.
Saran :
pengangguran yaitu orang yang berada pada usia produktif/usia kerja yang tidak bekerja. Berdasarkan penyebabnya pengangguran dapat dibedakan 5 macam yaitu:
- Pengangguran struktural yaitu : pengangguran yang terjadi akibat adanya perubahan struktur dan kegiatan ekonomi sebagai akibat perkembangan ekonomi.
- Pengangguran siklus/konjungtur yaitu : pengangguran yang terjadi akibat adanya perubahan-perubahan dalam tingkat perekonomian.misalnya perusahan-perusahaan harus mengurangi kegiatan produksi sehingga sebagian tenaga kerja diberhentikan.
- Pengangguran friksional yaitu : pengangguran yang terjadi pada saat perekonomian mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja penuh (full employment),di mana tenaga kerja berusaha mengganti pekerjaan atau pergeseran tenaga kerja atau mogok sementara untuk menuntut kenaikan upah.
- Pengangguran musiman yaitu : pengangguran yang terjadi akibat perubahan permintaan terhadap tenaga kerja yang sifatnya berkala,misalnya menganggur pada saat selang antara musim tanam dan musim panen
- Pengangguran karena perubahan teknologi(technological unemployment) yaitu pengangguran yang terjadi akibat perubahan teknologi misalnya mengganti tenaga kerja manusia dengan mesin.
Salah satu masalah yang cukup besar di Indonesia adalah masalah pengangguran, yang tidak pernah teratasi setiap tahunnya. Faktor pengangguran bisa beragam macamnya, dan ini tidak boleh di abaikan oleh pemerintah. Usaha mengatasi pengangguran bukanlah kewajiban pemerintah semata. Seluruh penduduk Indonesia di harapkan partisipasinya untuk mengatasi masalah ini. Tanpa kerjasama pemerintah dan masyarakat mustahil dapat mengatasi pengangguran di Indonesia. Berikut adalah beberapa penyebab pengangguran yang umum terjadi di Indonesia.
- Pendidikan rendah. Pendidikan yang rendah dpat menyebabkan seseorang kesulitan dalam mencari pekerjaan. Di karenakan semua perusahaan membutuhkan pegawai seminimal SMA.
- Kurangnya keterampilan. Banyak mahasiswa atau lulusan SMA yang sudah mempunyai kriteria dalam bekerja,namun dalam teknisnya keterampilannya masih kurang. Sehingga susah dalam mencari pekerjaan.
- Kurangnya lapangan pekerjaan. Setiap tahunnya, Indonesia memiliki jumlah lulusan sekolah atau kuliah yang begitu tinggi. Jumlah yang sangat besar ini tidak seimbang dengan lapangan pekerjaan yang ada, baik yang di sediakan oleh pemerintah maupun swasta.
- Kurangnya tingkat EQ masyarakat. Tingkat EQ meliputi kemampuan seseorang dalam mengandalikan emosi, yang berpengaruh terhadap keterampilan berbicara/berkomunikasi, bersosialisasi, kepercayaan diri, dan sifat lainnya yang mendukung dalam hidup di masyarakat. Orang yang pandai berkomunikasi dan pandai bersosialisasi lebih mudah mendapatkan pekerjaan di banding orang yang selalu pendiam dan tidak berani mengeksplor potensi diri.
- Rasa malas dan ketergantungan diri pada orang lain. Misalnya ada seorang lulusan sarjana yang kemudian tidak mau bekerja dan lebih suka menggantungkan hidup kepada orang tua atau pasangannya bila sudah menikah. Ia termasuk pengangguran, selain itu ia melewatkan peluang untuk menciptakan suatu lapangan pekerjaan bagi orang lain.
- Tidak mau berwirausaha. Umumnya sesorang yang baru lulus sekolah/kuliah terpaku dalam mencari pekerjaan, seolah itu adalah tujuan yang sangat mutlak. Sehingga persaingan mencari pekerjaan lebih besar di bandingkan membuat suatu usaha.
Dampak pengangguran terhadap pembangunan nasional
Jika tingkat pengangguran tinggi, sumber daya menjadi terbuang percuma dan tingkat pendapatan masyarakat akan merosot. Sehingga menghambat beberapa faktor pembangunan nasional, seperti :
- Pendapatan Nasional dan Pendapatan per Kapita.
- Beban psikologis
- Biaya sosial
- Penerimaan negara
Pendapatan nasional dan pendapatan perkapita.
Upah merupakan salah satu komponen dalam penghitungan pendapatan nasional. Apabila tingkat pengangguran semakin tinggi, maka nilai komponen upah akan semakin kecil. Dengan demikian, nilai pendapatan nasional pun akan semakin kecil.
Pendapatan per kapita adalah pendapatan nasional dibagi jumlah penduduk. Oleh karna itu, nilai pendapatan nasional yang semakin kecil akibat pengangguran akan menurunkan nilai pendapatan per kapita.
Beban psikologis
Semakin lama seseorang menganggur, semakin besar beban psikologis yang harus ditanggung. Secara psikologis, orang yang menganggur mempunyai perasaan tertekan, sehingga berpengaruh terhadap berbagai perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Dampak psikologis ini mempunyai efek domino di mana secara sosial, orang menganggur akan merasa minder karena status sosial yang tidak atau belum jelas.
Biaya sosial
Dengan semakin besarnya jumlah pengangguran, semakin besar pula biaya sosial yang harus dikeluarkan. Biaya sosial itu mencakup biaya atas peningkatan tugas-tugas medis, biaya keamanan, dan biaya proses peradilan sebagai akibat meningkatnya tindak kejahatan.
Penerimaan negara
Salah satu sumber penerimaan negara adalah pajak, khususnya pajak penghasilan. Pajak penghasilan diwajibkan bagi orang-orang yang memiliki pekerjaan. Apabila tingkat pengangguran meningkat, maka jumlah orang yang membayar pajak penghasilan berkurang. Akibatnya penerimaan negara pun berkurang.
Beberapa faktor di atas dapat menghambat pembangunan nasional yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Baik berupa penbangunan sistem sosial, politik, ekonomi, infrastruktur, pertahanan, pendidikan dan teknologi, kelembagaan, dan budaya.
Cara mengatasi pengangguran di Indonesia
Banyak upaya yang telah dilakukan pemerintah selama ini dalam mengurang jumlah pengangguran di Indonesia, namun masih saja pengangguran tidak berkurang bahkan lebih bertambah setiap tahunnya di karenakan tidak seimbangnya jumlah pencari kerja dan lapangan pekerjaan.
Menurut Paul A. Samuelson dan Wiliam D. Nurdhaous dalam bukunya Ekonomi mengemukakan cara-cara mengatasi pengangguran yaitu sebagai berikut:
- Memperbaiki pasar tenaga kerja
- Menyediakan program pelatihan
- Menciptakan program padat karya
A. Mengembangkan tenaga kerja secara menyeluruh dan terpadu yang diarahkan pada peningkatan kompetensi dan kemandirian tenaga kerja peningkatan pengupahan, penjaminan kesejahteraan, perlindungan kerja dan kebebasab berserikat, dan
B. Meningkatkan kualitas dan kuantitas penempatan tenaga kerja ke luar negeri dengan memerhatikan kompetensi, perlindungan, dan pembelaan tenaga kerja yang di kelola secara terpadu dan mencegah timbulnya eksploitasi tenaga kerja.
Ada berbagai cara dalam mengatasi pengangguran,yaitu :
- Peningkatan Mobilitas Tenaga kerja dan Modal
- Penyediaan Informasi tentang Kebutuhan Tenaga Kerja
- Program Pendidikan dan Pelatihan Kerja
- Menggalakkan program transmigrasi
- Meningkatkan dan mendorong kewiraswastaan
- Mengintensifkan program keluarga berencana
- Menekan impor dan memperbanyak ekspor
Peningkatan Mobilitas Tenaga kerja dan Modal
Peningkatan mobilitas tenaga kerja dilakukan dengan memindahkan pekerja ke kesempatan kerja yang kosong dan melatih ulang keterampilannya sehingga dapat memenuhi tuntutan kualifikasi di tempat baru. Peningkatan mobilitas modal dilakukan dengan memindahkan industri (padat karya) ke wilayah yang mengalami masalah pengangguran parah. Cara ini baik digunakan untuk mengatasi msalah pengangguran struktural.
Penyediaan Informasi tentang Kebutuhan Tenaga Kerja
Untuk mengatasi pengangguran musiman, perlu adanya pemberian informasi yang cepat mengenai tempat-tempat mana yang sedang memerlukan tenaga kerja. Masalah pengangguran dapat muncul karena orang tidak tahu perusahaan apa saja yang membuka lowongan kerja, atau perusahaan seperti apa yang cocok dengan keterampilan yang dimiliki. Masalah tersebut adalah persoalan informasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu diadakan sistem informasi yang memudahkan orang mencari pekerjaan yang cocok. Sistem seperti itu antara lain dapat berupa pengumuman lowongan kerja di kampus dan media massa. Bisa juga berupa pengenalan profil perusahaan di sekolah-sekolah kejuruan, kampus, dan balai latihan kerja.
Program Pendidikan dan Pelatihan Kerja
Meningkatkan program pendidikan dengan cara wajib belajar 12 tahun dan memberikan pendidikan gratis bagi warga yang kurang mampu, sehingga mengurangi pengangguran yang tidak terdidik. Memberikan pelatihan kerja untuk mencari kerja, sehingga menjadi pekerja yang terampil dan ahli. Perusahaan lebih menyukai calon pegawai yang sudah memiliki keterampilan atau keahlian tertentu. Masalah tersebut amat relevan di Negara kita, mengingat sejumlah besar penganggur adalah orang yang belum memiliki keterampilan atau keahlian tertentu.
Menggalakkan program transmigrasi
Program transmigrasi bukan saja merupakan cara efektif meratakan pembangunan dan jumlah penduduk, tetapi juga merupakan cara mengatasi pengangguran yang tepat. Yaitu tidak semua berbondong – bondong mencari pekerjaan di ibukota yang dapat memadatkan ibu kota. Oleh karena itu, transmigrasi adalah solusi terbaik untuk mengatasi pnegangguran juga dengan memberikan pelatihan dan pemberian modal untuk membuka usaha di wilyah transmigrasi sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan.
Meningkatkan dan mendorong kewiraswastaan
Meningkatkan jumlah wiraswasta dengan adanya UKM dengan pemberian modal yang di berikan oleh pemerintah dan kerjasama dengan pihak swasta. Menumbuhkan jiwa wirausaha sejak sekolah sehingga merubah paradigma dari mencari pekerjaan menjadi memberi pekerjaan. Hal ini yang mesti di dukung oleh pemerintah. Mendukung kegiatan wirausaha sekecil apapun skala usaha tersebut dan memberikan pelatihan – pelatihan wirausaha hingga memberikan pinjaman – pinjaman tanpa anggunan dan tanpa bunga bagi perintis usaha ( masih pemula ). Wirausaha bukan saja mengatasi pengangguran di tanah air tetapi juga bentuk usaha untuk meningkatkan perekonomian Indonesia.
Mengintensifkan program keluarga berencana
Seperti yang telah kita ketahui, Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi penduduk terbanyak di dunia. Jadi apabila masalah keluarga berencana ini tidak dijalankan secara efektif, dapat dipastikan pengangguran di Indonesia akan semakin bertambah. Pemerintah harus berusaha untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dan mengawasi program ini dengan sebaik baiknya agar program ini berjalan dengan sangat baik. Karena masih belum terlihat keberhasilan dari program KB.
Menekan impor dan memperbanyak ekspor
Pemerintah harus menekan impor sebanyak mungkin dan memajukan produk – produk dalam negeri yang di hasilkan dari petani dan para wirausaha. Sehingga para usahawan tidak kesulitan dalam mencari pasar dalam menjual usahanya. Dan berusaha untuk mengekspor produk dalam negeri yang laku dalam pasaran luar negeri yang dapat menghasilkan devisa negara. Sehingga para pengangguran yang berusaha untuk mengembangkan bisnis usahanya tidak kesulitan mencari pasar untuk menjual hasil dari usahanya.
Hal hal di atas adalah beberapa cara yang dapat di gunakan pemerintah dalam mengurangi pengangguran di Indonesia dan dapat memperkuat ekonomi Indonesia. Namun pemerintah tidak akan bisa menjalankan program – program tersebut jika tanpa adanya kerjasama dengan pihak swasta dan masyarakat.
Kesimpulan :
Pengangguran merupakan faktor penting dalam pembangunan nasional baik jangka panjang maupun jangka pendek. Pengangguran harus segera di atasi agar ekonomi indonesia bisa lebih baik dan mampu bersaing dengan luar negeri. Pemerintah diharapakan dapat mengatasi pengangguran dengan menyediankan lapangan pekerjaan atau program-program bina usaha untuk masyarakat kecil.
Saran :
- Pemerintah harus lebih mengawasi program KB dan usaha transmigrasi.
- Pemerintah harus dapat bekerja sama dengan swasta dan masyarakat dalam mengatasi pengangguran.
- Mengadakan sosialisasi pada masyarakat tentang usaha mandiri.
Pengertian Saham Dan Obligasi
Saham adalah tanda penyertaan atau
kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perusahaan
terbatas. Wujud saham berupa selembar kertas yang menerangkan siapa
pemiliknya. Akan tetapi, sekarang ini sistem tanpa warkat sudah
dilakukan di bursa efek Jakarta dimana bentuk kepemilikan tidak lagi
berupa lembaran saham yang diberi nama pemiliknya tapi sudah berupa
account atas nama pemilik atau saham tanpa warkat. Jadi penyelesaian
transaksi akan semakin cepat dan mudah karena tidak melalui surat,
formulir, dan prosedur yang berbelit-belit.
Saham adalah keikutsertaan investor dalam perusahaan sebagai pemodal. Saham memberikan return dalam bentuk dividen, yang biasanya dibayarkan sekali setahun, dan capital gain (kenaikan harga saham di pasar). Dividen dan capital gain akan ada jika perusahaan memperoleh laba karena per definisi, dividen adalah laba yang dibagikan. Sedangkan capital gain terjadi karena adanya laba yang tidak dibagikan dan faktor pertumbuhan perusahaan di masa depan. Perusahaan yang rugi tidak akan membagikan dividen dan jika perusahaan itu tidak menjanjikan pertumbuhan, yang akan diperoleh investor adalah capital loss atau penurunan harga saham di pasar.
Saham adalah keikutsertaan investor dalam perusahaan sebagai pemodal. Saham memberikan return dalam bentuk dividen, yang biasanya dibayarkan sekali setahun, dan capital gain (kenaikan harga saham di pasar). Dividen dan capital gain akan ada jika perusahaan memperoleh laba karena per definisi, dividen adalah laba yang dibagikan. Sedangkan capital gain terjadi karena adanya laba yang tidak dibagikan dan faktor pertumbuhan perusahaan di masa depan. Perusahaan yang rugi tidak akan membagikan dividen dan jika perusahaan itu tidak menjanjikan pertumbuhan, yang akan diperoleh investor adalah capital loss atau penurunan harga saham di pasar.
Sedangkan obligasi adalah hutang / utang jangka panjang
secara tertulis dalam kontrak surat obligasi yang dilakukan oleh pihak
berhutang yang wajib membayar hutangnya disertai bunga (penerbit
obligasi) dan pihak yang menerima pembayaran atau piutang yang
dimilikinya beserta bunga (pemegang obligasi) yang pada umumnya tanpa
menjaminkan suatu aktiva.
Obligasi atau kalau dalam bahasa Inggris disebut bond merupakan surat utang jangka panjang yang diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan/swasta. Sekarang ini obligasi sudah menjadi sarana investasi masyarakat luas. Sebelumnya obligasi hanya menjadi sarana investasi bagi investor yang memiliki uang dalam jumlah besar. Tapi skarang ini banyak reksadana yang menjadikan obligasi sebagai salah satu jenis investasi dalam komponen portofolio reksadana tsb.
Invest dalam obligasi mirip deposito di bank. Bedanya kalau anda membeli obligasi, dapat bunga/kupon yang tetap secara berkala, biasanya setiap 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun sekali sampai waktu jatuh tempo.
Hal yang sangat berpengaruh di harga pasar obligasi itu perubahan suku bunga deposito. Naik turunnya suku bunga akan berpengaruh terhadap harga pasar suatu obligasi. Hubungan harga pasar obligasi dengan suku bunga deposito mempunyai hubungan berbanding terbalik atau berkorelasi negative. Jadi kalau suku bunga deposito naik, harga obligasi akan turun. Sebaliknya, kalau suku bunga deposito turun harga obligasi akan naik.
Secara singkat obligasi adalah surat utang jangka panjang dengan nilai nominal (nilai pari/ par value) dan waktu jatuh tempo tertentu yang diterbitkan oleh suatu lembaga. Penerbit obligasi bisa merupakan suatu perusahaan swasta maupun BUMN dan juga pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah. Salah satu jenis obligasi yang diperdagangkan di pasar modal kita saat ini adalah obligasi kupon (Coupon bond) dengan tingkat bunga tetap (fixed) selama masa berlaku obligasi.
Secara umum berinvestasi dalam obligasi mirip dengan berinvestasi di deposito pada bank. Bila Anda membeli obligasi, Anda akan memperoleh bunga/kupon yang tetap secara berkala biasanya setiap 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun sekali sampai waktu jatuh tempo. Ketika obligasi tersebut jatuh tempo, maka penerbit harus membayar sesuai dengan nilai pari dari obligasi tersebut beserta bunga/ kupon dari obligasi tersebut.
Satu hal yang perlu Anda ketahui sebagai investor individu adalah besarnya kebutuhan modal yang harus dikeluarkan untuk investasi dalam obligasi. Obligasi biasanya diperjual belikan dalam satuan Rp 1 miliar. Masa berlaku investasi obligasi sangat bergantung dengan badan yang menerbitkan. Yang paling umum adalah 5 tahun. Oleh karena itu sarana investasi dalam obligasi merupakan investasi jangka panjang. Sebagai pemegang obligasi, Anda dapat memperjual belikannya kepada pihak lain sebelum obligasi tersebut jatuh tempo sesuai dengan nilai atau harga pasar.
Pengertian Inflasi Dan Cara Mengatasi Inflasi Menurut Para Ahli
Pengertian Inflasi adalah tingkat kenaikan harga umum akibat terganggunya keseimbangan antara arus uang dan barang.
A. Jenis-jenis inflasi
Inflasi dapat ditinjau dari tiga segi, yaitu tingkat keparahan, penyebab, dan asal.
Inflasi ditinjau berdasarkan penyebabnya ada dua macam.
Menurut asalnya, inflasi dibagi menjadi dua macam.
D. Teori-teori inflasi
Berikut macam-macam teori inflasi:
Tujuan Jurnal penyesuaian
Rekening yang perlu disesuaikan antara lain adalah sebagai berikut:
Contoh :
Tanggal 31 Desember sebuah hotel belum menerima pembayaran sewa kamar sebesar Rp 500.000; karena pembayaran baru dilakukan pada saat check out.
A. Jenis-jenis inflasi
Inflasi dapat ditinjau dari tiga segi, yaitu tingkat keparahan, penyebab, dan asal.
- Tingkat keparahan
- Berdasarkan tingkat keparahannya inflasi dibagi menjadi empat, yaitu
- inflasi ringan (di bawah 10% per tahun),
- inflasi sedang (antara 10-30% pertahun),
- inflasi berat (antara 30 -1 00% per tahun), dan
- inflasi sangat berat atau hiperinflasi (di atas 100% per tahun).
Inflasi ditinjau berdasarkan penyebabnya ada dua macam.
- Demand pull Inflation adalah permintaan dari masyarakat yang terlalu besar tidak dapat dilayani oleh kapasitas produksi sehingga keseimbangan antara permintaan dan penawaran terganggu dan mengakibatkan harga-harga naik.
- Cost push Inflation (kenaikan biaya produksi) adalah inflasi yang disebabkan karena kenaikan harga bahan baku atau kenaikan upah/gaji.
Menurut asalnya, inflasi dibagi menjadi dua macam.
- Imported inflation.lnflasi ini terjadi karena adanya inflasi di luar negeri yang mengakibatkan naiknya harga barang di dalam negeri. Hal ini banyak dialami oleh negara-negara yang sedang berkembang yang sebagian besar produksinya menggunakan bahan dan alat dari luar negeri.
- Defisit anggaran belanja negara yang terus-menerus.
Penyebab terjadinya inflasi, antara lain karena adanya hubungan
ekspor impor antarnegara dan teori mengenai uang beredar. Akibatnya,
dapat merugikan orang yang berpenghasilan tetap, harga barang-barang
ekspor menjadi mahal, dan orang-orang segan untuk menabung karena nilai
nyata uang merosot.
D. Teori-teori inflasi
Berikut macam-macam teori inflasi:
- Teori kuantitas, menyatakan jika terjadinya inflasi karena jumlah uang yang beredar dan harapan masyarakat mengenai kenaikan harga di masa yang akan datang.
- Teori Keynes, menyatakan terjadinya inflasi karena adanya kelebihan permintaan dari masyarakat.
- Teori strukturalis, menyatakan terjadinya inflasi karena adanya kekakuan struktur perekonomian terutama di negara-negara berkembang.
E. Cara mengatasi inflasi
Inflasi dapat diatasi dengan tiga kebijakan pemerintah, yaitu:- Kebijakan moneter: Adapun yang termasuk dalam kebijakan moneter, yaitu Politik diskonto, adalah politik bank sentral untuk memengaruhi peredaran uang dengan cara menaikkan dan menurunkan tingkat bunga; Politik pasar terbuka adalah dengan cara membeli dan menjual surat-surat berharga; Politik persediaan kas adalah politik bank sentral dengan cara menaikkan dan menurunkan persentase persediaan kas .
- Kebijakan fiskal: Adapun yang termasuk dalam kebijakan fiskal adalah pengaturan pengeluaran pemerintah dan peningkatan tarif pajak.
- Nonmoneter: Kebijakan ini dapat ditempuh dengan cara peningkatan produksi, kebijakan upah, dan pengawasan harga.
Jurnal penyesuaian
diartikan sebagai jurnal yang disusun untuk menyesuaikan saldo akun
atau rekening yang belum menunjukan saldo sebenarnya ke saldo yang
sebenarnya pada ahir periode akuntansi. Berdasarkan pengertian jurnal
penyesuaian tersebut dapat dipahami bahwa jurnal penyesuaian bertujuan
untuk menyesuaikan saldo akun tertentu pada suatu periode, bukan
membenarkan kesalahan dalam pencatatan. Apabila terdapat kesalahan atau
kekeliruan dalam penjurnalan atau pencatatan transaksi keuangan maka
kesalahan tersebut dapat diselesaikan dengan jurnal koreksi, untuk
memahami tentang jurnal koreksi lebih lanjut silahkan baca artikel menyusun jurnal koreksi.
Dengan penyusunan jurnal penyesuaian maka akan membuat pengukuran laba
atau rugi periode tersebut lebih akurat dan membuat nilai aktiva dan
kewajiban yang sesuai dengan periode tersebut sehingga akan menghasilkan
laporan keuangan yang benar dan penyajian aktiva dan pasiva dalam
neraca saldo setelah penutup juga menampilkan saldo yang benar dan
sesuai dengan kondisi perusahaan.
Tujuan Jurnal penyesuaian
- Setiap rekening riil, khususnya rekening aktiva dan rekening utang menunjukkan jumlah yang sebenarnya pada akhir periode
-
Setiap rekening nominal, khususnya rekening pendapatan dan biaya
menunjukkan pendapatan dan biaya yang seharusnya diakui dalam suatu
periode.
Rekening yang perlu disesuaikan antara lain adalah sebagai berikut:
A. Pendapatan yang masih harus diterima atau piutang pendapatan
Piutang pendapatan merupakan pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan tetapi belum diterima secara tunai oleh perusahaan dan belum dicatat dalam buku perusahaan.
Piutang pendapatan merupakan pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan tetapi belum diterima secara tunai oleh perusahaan dan belum dicatat dalam buku perusahaan.
Contoh :
Tanggal 31 Desember sebuah hotel belum menerima pembayaran sewa kamar sebesar Rp 500.000; karena pembayaran baru dilakukan pada saat check out.
Dari kondisi tersebut maka dibuat jurnal penyesuaian sebagai berikut:
- See more at:
http://akuntansipendidik.blogspot.com/2012/09/Cara-penyusunan-jurnal-penyesuaian-dengan-penalaran.html#sthash.kT0TBufk.dpufPentingnya Ilmu Ekonomi
Kebutuhan manusia tidaklah terbatas, akan tetapi sumber daya yang ada
adalah sangat terbatas, sehingga diperlukan suatu upaya manusia atau
masyarakat untuk mengatur atau menentukan pilihan-pilihan terhadap
sumber daya yang terbatas itu untuk memenuhi kebutuhan manusia atau
masyarakat yang tidak terbatas. Sumber daya itu berupa: uang, modal,
tanah, mesin, pendidikan, keahlian, dll.
Misalnya: seseorang yang ingin memiliki sepeda motor, kulkas, mesin
cuci dengan penghasilan pas-pasan yang tidak mungkin bisa membeli
semuanya, maka dia harus menentukan pilihan dengan membeli salah satu
diantaranya. Dia menentukan pilihan tersebut karena pada saat itu dia
memiliki keterbatasan sumber daya berupa uang.
Contoh lainnya misalnya dialami sebuah perusahaan yang ingin meningkatkan jumlah produksinya untuk menyaingi perusahaan lawan, maka perusahaan itu harus menambahkan juga sumber daya-sumber daya tambahan, misalnya tambahan mesin atau penggantian mesin kapasitas yang lebih besar, tenaga kerja tambahan dan atau tenaga ahli baru, modal untuk bahan mentah, tambahan gaji, perluasan pasar dll. Tidak mungkin semua kebutuhan perusahaan itu akan terpenuhi sekaligus, sehingga perusahaan harus menentukan pilihan-pilihan tentang sumber daya mana yang akan dipenuhi terlebih dahulu.
Dari contoh kasus-kasus di atas dapat diketahui pentingnya mempelajari ilmu ekonomi, karena ilmu ekonomi ini adalah ilmu yang mempelajari tentang upaya manusia baik secara individu atau masyarakat dalam menentukan sumber daya yang terbatas jumlahnya, untuk memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas.
Dalam definisi Paul A. Samuelson ilmu ekonomi adalah: studi mengenai bagaimana cara manusia dan masyarakat sampai pada pilihan (dengan atau tanpa uang) untuk menggunakan sumber-sumber ekonomi yang terbatas yang dapat mempunyai kegunaan-kegunaan alternatif untuk menghasilkan berbagai macam barang dan mendistribusikan untuk konsumsi baik sekarang maupun masa yang akan datang diantara berbgai orang dan golongan dalam masyarakat.
Kebutuhan yang dimaksud adalah kegunaan yang timbul dalam diri manusia dan masyarakat dalam bentuk tuntutan untuk memperoleh pemenuhannya.
Lingkup Ilmu Ekonomi
a. Microeconomics adalah bagian dari ilmu ekonomi yang membahas perilaku individu dalam membuat keputusan penggunaan berbagai unit ekonomi. Di sini ada perusahaan dan rumah tangga.
b. Macroeconomics adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menjelaskan perilaku ekonomi secara keseluruhan (economic aggregates) akan terkait dengan income, output, employment, dan lain-lain dalam kerangka atau skala nasional.
Pembagian Ilmu Ekonomi (Alferd W. Stonier dan Douglas C. Hague)
1. Descriptive Economics (ilmu ekonomi deskriptif).
Di sini dikumpulkan semua kenyataan yang penting tentang pokok pembicaraan (topik)
yang tertentu, artinya mendiskripsikan data-data yang menjelaskan berbagai fenomena dan kenyataan yang terjadi.
misalnya: sistem pertanian di Bali, atau industri katun di India.
2. Economic Theory (ilmu ekonomi teori atau teori ekonomi atau analisis ekonomi).
Di sini kita memberikan penjelasan yang disederhanakan tentang caranya suatu sistem ekonomi bekerja dan ciri-ciri yang penting dari sistem seperti itu. Teori ekonomi dibangun dengan landasan pengamatan sebab akibat berdasarkan aksi dan reaksi yang terjadi dalam kehidupan ekonomi masyarakat.
3. Applied Economics (ilmu ekonomi terapan).
Di sini kita mencoba mempergunakan rangka dasar umum dan analisis yang diberikan
oleh ekonomi teori untuk menerangkan sebab-sebab dan arti pentingnya kejadian-kejadian yang dilaporkan oleh para ahli ekonomi deskriptif.
Metode Ekonomi
a. Positive economics
Ekonomi positif adalah pendekatan ekonomi yang mempelajari berbagai pelaku dan proses bekerjanya aktivitas ekonomi, tanpa menggunakan suatu pandangan subjektif untuk menyatakan bahwa sesuatu itu baik atau jelek dari sudut pandang ekonomi.
Ekonomi positif di bagi menjadi dua, yaitu ekonomi deskriptif dan ekonomi teori.
b. Normative economics
Oleh beberapa ahli dari hal ini membangun yang disebut dengan politik ekonomi (political economics), salah satu cabangnya ekonomi kelembagaan. Ekonomi normatif adalah pendekatan ekonomi dalam mempelajari perilaku ekonomi yang terjadi, dengan mencoba memberikan penilaian baik atau buruk berdasarkan pertimbangan subjektif.
Adapun tiga masalah pokok dalam perekonomian, yaitu :
1. Jenis barang dan jasa apa yang akan diproduksi?
2. Bagaimana menghasilkan barang dan jasa tersebut?
3. Untuk siapa barang dan jasa tersebut dihasilkan?
Memecahkan Masalah Ekonomi :
1. Barang apa yang akan diproduksi (What): Ditentukan oleh hak memilih dalam nilai Rupiah yang dimiliki
konsumen.
2. Bagaimana barang diproduksi (How): Ditentukan oleh persaingan diantara produsen.
3. Bagi siapa barang dibuat (For Whom): Ditentukan oleh pola permintaan dan penawaran di pasar atas
faktor produksi.
Sistem Ekonomi Indonesia
Seperti yang kita ketahui bahwa yang menentukan bentuk suatu sistem ekonomi kecuali dasar falsafah negara yang dijunjung tinggi, maka yang dijadikan kriteria adalah lembaga-lembaga, khususnya lembaga ekonomi yang menjadi perwujudan atau realisasi falsafah tersebut.
Pergulatan pemikiran tentang sistim ekonomi apa yang sebaiknya di diterapkan Indonesia telah dimulai sejak Indonesia belum mencapai kemerdekaannya. Sampai sekarang pergulatan pemikiran tersebut masih terus berlangsung, hal ini tecermin dari perkembangan pemikiran tentang sistim ekonomi pancasila SEP. Menurut Sri-Edi Suwasono (1985), pergulatan pemikiran tentang ESP pada hakikatnya merupakan dinamika penafsiran tentang pasal-pasal ekonomi dalam UUD 1945.
Pasal Ekonomi Dalam UUD 1945
Pasal 33 UUD 1945, yang dimaksud dengan cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah barang dan jasa yang vital bagi kehidupan manusia, dan tersedia dalam jumlah yang terbatas. Tinjauan terhadap vital tidaknya suatu barang tertentu terus mengalami perubahan sesuai dengan dinamika pertumbuhan ekonomi, peningkatan taraf hidup dan peningkatan permintaan.
Dengan demikian penafsiran pasal-pasal di ataslah yang banyak mendominasi pemikiran SEP. Pemikiran tentang ESP, sudah banyak, namun ada beberapa yang perlu dibahas secara rinci karena mereka merupakan faunding father dan juga tokoh- tokoh ekonomi yang ikut mewarnai sistem ekonomi kita, diantaranya :
1. Pemikiran Mohammad Hatta (Bung Hatta)
Bung Hatta selain sebagai tokoh Proklamator bangsa Indonesia, juga dikenal sebagai perumus pasal 33 UUD 1945. bung Hatta menyusun pasal 33 didasari pada pengalaman pahit bangsa Indonesia yang selama berabad-abad dijajah oleh bangsa asing yang menganut sitem ekonomi liberal-kapitalistik. Penerapan sistem ini di Indonesia telah menimbulkan kesengsaraan dan kemelaratan, oleh karena itu menurut Bung Hatta sistem ekonomi yang baik untuk diterapkan di Indonesia harus berasakan kekeluargaan
2. Pemikiran Wipolo
Pemikiran Wipolo disampaikan pada perdebatan dengan Wijoyo Nitisastro tentang pasal 38 UUDS (pasal ini identik dengan pasal 33 UUD 1945), 23 september 1955.menurut Wilopo, pasal 33 memiliki arti SEP sangat menolak sistem liberal, karena itu SEP juga menolak sector swasta yang merupakan penggerak utama sistem ekonomi liberal-kapitalistik
3.Pemikiran Wijoyo Nitisastro
Pemikiran Wijoyo Nitisastro ini merupakan tanggapan terhadap pemikiran Wilopo. Menurut Wijoyo Nitisastro, pasal 33 UUD 1945 sangat ditafsirkan sebagai penolakan terhadap sector swasta.
4. Pemikiran Mubyarto
Menurut Mubyarto, SEP adalah sistem ekonomi yang bukan kapitalis dan juga sosialis. Salah satu perbedaan SEP dengan kapitalis atau sosialis adalah pandangan tentang manusia. Dalam sistem kapitalis atau sosialis, manusia dipandang sebagai mahluk rasional yang memiliki kecenderungan untuk memenuhi kebutuhan akan materi saja.
5. Pemikiran Emil Salim
Konsep Emil Salim tentang SEP sangat sederhana, yaitu sistem ekonomi pasar dengan perencanaan. Menurut Emil Salim, di dalam sistem tersebutlah tercapai keseimbangan antara sistem komando dengan sistem pasar. “lazimnya suatu sistem ekonomi bergantung erat dengan paham-ideologi yang dianut suatu negara”.
Sumitro Djojohadikusumo dalam pidatonya di hadapan School of Advanced International Studies di Wasington, AS Tanggal 22 Februari 1949, menegaskan bahwa yang dicita-citakan bangsa Indonesia adalah suatu macam ekonomi campuran. Lapangan-lapangan usaha tertentu akan dinasionalisasi dan dijalankan oleh pemerintah, sedangkan yang lain-lain akan terus terletak dalam lingkungan usaha swasta.
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Sejak kemerdekaan pada tahun 1945, masa orde lama, masa orde baru sampai masa sekarang (masa reformasi) Indonesia telah memperoleh banyak pengalaman politik dan ekonomi. Peralihan dari orde lama dan orde baru telah memberikan iklim politik yang dinamis walaupun akhirnya mengarah ke otoriter namun pada kehidupan ekonomi mengalami perubahan yang lebih baik.
1.Masa Orde Lama (1945-1966)
Pada masa ini perekonomian berkembang kurang menggembirakan, sebagai dampak ketidakstabilan politik dan seringnya pergantian cabinet.
2. Masa Orde Baru (1966-1997)
Menghadapi perekonomian yang sedemikian rupa, pemerintah peralihan menetapkan beberapa langkah perioritas kebijakan ekonomi sebagai berikut :
a. Memerangi inflasi
b. Mencukupkan stok cadangan bahan pangan terutama beras
c. Merehabilitasi prasarana perekonomian
d. Meningkatkan ekspor
e. Menyediakan/menciptakan lapangan kerja
f. Mengundang kembali investor asing
3. Masa Reformasi (1998-sekarang)
Pada masa reformasi ini perekonomian indoensia ditandai dengan krisis monoter yang berlanjut menjadi krisis ekonomi yang sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda kea rah pemulihan. Walaupun ada pertumbuhan ekonomi sekitar 6% untuk tahun 1997 dan 5,5% untuk tahun 1998 dimana inflasi sudah duperhitungkan namun laju inflasi masih cukup tinggi yaitu sekitar 100%. Pada tahun 1998 hampir seluruh sector mengalami pertumbuhan negatif, hal ini berebeda dengan kondisi ekonomi tahun 1999.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Adapun faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonom Indonesia, secara umum adalah :
1. Faktor produksi
2. Faktor investasi
3. Faktor perdagangan luar negeri dan neraca pembayaran
4. Faktor kebijakan moneter dan inflasi
5. Faktor keuangan negara
Contoh lainnya misalnya dialami sebuah perusahaan yang ingin meningkatkan jumlah produksinya untuk menyaingi perusahaan lawan, maka perusahaan itu harus menambahkan juga sumber daya-sumber daya tambahan, misalnya tambahan mesin atau penggantian mesin kapasitas yang lebih besar, tenaga kerja tambahan dan atau tenaga ahli baru, modal untuk bahan mentah, tambahan gaji, perluasan pasar dll. Tidak mungkin semua kebutuhan perusahaan itu akan terpenuhi sekaligus, sehingga perusahaan harus menentukan pilihan-pilihan tentang sumber daya mana yang akan dipenuhi terlebih dahulu.
Dari contoh kasus-kasus di atas dapat diketahui pentingnya mempelajari ilmu ekonomi, karena ilmu ekonomi ini adalah ilmu yang mempelajari tentang upaya manusia baik secara individu atau masyarakat dalam menentukan sumber daya yang terbatas jumlahnya, untuk memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas.
Dalam definisi Paul A. Samuelson ilmu ekonomi adalah: studi mengenai bagaimana cara manusia dan masyarakat sampai pada pilihan (dengan atau tanpa uang) untuk menggunakan sumber-sumber ekonomi yang terbatas yang dapat mempunyai kegunaan-kegunaan alternatif untuk menghasilkan berbagai macam barang dan mendistribusikan untuk konsumsi baik sekarang maupun masa yang akan datang diantara berbgai orang dan golongan dalam masyarakat.
Kebutuhan yang dimaksud adalah kegunaan yang timbul dalam diri manusia dan masyarakat dalam bentuk tuntutan untuk memperoleh pemenuhannya.
Lingkup Ilmu Ekonomi
a. Microeconomics adalah bagian dari ilmu ekonomi yang membahas perilaku individu dalam membuat keputusan penggunaan berbagai unit ekonomi. Di sini ada perusahaan dan rumah tangga.
b. Macroeconomics adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menjelaskan perilaku ekonomi secara keseluruhan (economic aggregates) akan terkait dengan income, output, employment, dan lain-lain dalam kerangka atau skala nasional.
Pembagian Ilmu Ekonomi (Alferd W. Stonier dan Douglas C. Hague)
1. Descriptive Economics (ilmu ekonomi deskriptif).
Di sini dikumpulkan semua kenyataan yang penting tentang pokok pembicaraan (topik)
yang tertentu, artinya mendiskripsikan data-data yang menjelaskan berbagai fenomena dan kenyataan yang terjadi.
misalnya: sistem pertanian di Bali, atau industri katun di India.
2. Economic Theory (ilmu ekonomi teori atau teori ekonomi atau analisis ekonomi).
Di sini kita memberikan penjelasan yang disederhanakan tentang caranya suatu sistem ekonomi bekerja dan ciri-ciri yang penting dari sistem seperti itu. Teori ekonomi dibangun dengan landasan pengamatan sebab akibat berdasarkan aksi dan reaksi yang terjadi dalam kehidupan ekonomi masyarakat.
3. Applied Economics (ilmu ekonomi terapan).
Di sini kita mencoba mempergunakan rangka dasar umum dan analisis yang diberikan
oleh ekonomi teori untuk menerangkan sebab-sebab dan arti pentingnya kejadian-kejadian yang dilaporkan oleh para ahli ekonomi deskriptif.
Metode Ekonomi
a. Positive economics
Ekonomi positif adalah pendekatan ekonomi yang mempelajari berbagai pelaku dan proses bekerjanya aktivitas ekonomi, tanpa menggunakan suatu pandangan subjektif untuk menyatakan bahwa sesuatu itu baik atau jelek dari sudut pandang ekonomi.
Ekonomi positif di bagi menjadi dua, yaitu ekonomi deskriptif dan ekonomi teori.
b. Normative economics
Oleh beberapa ahli dari hal ini membangun yang disebut dengan politik ekonomi (political economics), salah satu cabangnya ekonomi kelembagaan. Ekonomi normatif adalah pendekatan ekonomi dalam mempelajari perilaku ekonomi yang terjadi, dengan mencoba memberikan penilaian baik atau buruk berdasarkan pertimbangan subjektif.
Adapun tiga masalah pokok dalam perekonomian, yaitu :
1. Jenis barang dan jasa apa yang akan diproduksi?
2. Bagaimana menghasilkan barang dan jasa tersebut?
3. Untuk siapa barang dan jasa tersebut dihasilkan?
Memecahkan Masalah Ekonomi :
1. Barang apa yang akan diproduksi (What): Ditentukan oleh hak memilih dalam nilai Rupiah yang dimiliki
konsumen.
2. Bagaimana barang diproduksi (How): Ditentukan oleh persaingan diantara produsen.
3. Bagi siapa barang dibuat (For Whom): Ditentukan oleh pola permintaan dan penawaran di pasar atas
faktor produksi.
Sistem Ekonomi Indonesia
Seperti yang kita ketahui bahwa yang menentukan bentuk suatu sistem ekonomi kecuali dasar falsafah negara yang dijunjung tinggi, maka yang dijadikan kriteria adalah lembaga-lembaga, khususnya lembaga ekonomi yang menjadi perwujudan atau realisasi falsafah tersebut.
Pergulatan pemikiran tentang sistim ekonomi apa yang sebaiknya di diterapkan Indonesia telah dimulai sejak Indonesia belum mencapai kemerdekaannya. Sampai sekarang pergulatan pemikiran tersebut masih terus berlangsung, hal ini tecermin dari perkembangan pemikiran tentang sistim ekonomi pancasila SEP. Menurut Sri-Edi Suwasono (1985), pergulatan pemikiran tentang ESP pada hakikatnya merupakan dinamika penafsiran tentang pasal-pasal ekonomi dalam UUD 1945.
Pasal Ekonomi Dalam UUD 1945
Pasal 33 UUD 1945, yang dimaksud dengan cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah barang dan jasa yang vital bagi kehidupan manusia, dan tersedia dalam jumlah yang terbatas. Tinjauan terhadap vital tidaknya suatu barang tertentu terus mengalami perubahan sesuai dengan dinamika pertumbuhan ekonomi, peningkatan taraf hidup dan peningkatan permintaan.
Dengan demikian penafsiran pasal-pasal di ataslah yang banyak mendominasi pemikiran SEP. Pemikiran tentang ESP, sudah banyak, namun ada beberapa yang perlu dibahas secara rinci karena mereka merupakan faunding father dan juga tokoh- tokoh ekonomi yang ikut mewarnai sistem ekonomi kita, diantaranya :
1. Pemikiran Mohammad Hatta (Bung Hatta)
Bung Hatta selain sebagai tokoh Proklamator bangsa Indonesia, juga dikenal sebagai perumus pasal 33 UUD 1945. bung Hatta menyusun pasal 33 didasari pada pengalaman pahit bangsa Indonesia yang selama berabad-abad dijajah oleh bangsa asing yang menganut sitem ekonomi liberal-kapitalistik. Penerapan sistem ini di Indonesia telah menimbulkan kesengsaraan dan kemelaratan, oleh karena itu menurut Bung Hatta sistem ekonomi yang baik untuk diterapkan di Indonesia harus berasakan kekeluargaan
2. Pemikiran Wipolo
Pemikiran Wipolo disampaikan pada perdebatan dengan Wijoyo Nitisastro tentang pasal 38 UUDS (pasal ini identik dengan pasal 33 UUD 1945), 23 september 1955.menurut Wilopo, pasal 33 memiliki arti SEP sangat menolak sistem liberal, karena itu SEP juga menolak sector swasta yang merupakan penggerak utama sistem ekonomi liberal-kapitalistik
3.Pemikiran Wijoyo Nitisastro
Pemikiran Wijoyo Nitisastro ini merupakan tanggapan terhadap pemikiran Wilopo. Menurut Wijoyo Nitisastro, pasal 33 UUD 1945 sangat ditafsirkan sebagai penolakan terhadap sector swasta.
4. Pemikiran Mubyarto
Menurut Mubyarto, SEP adalah sistem ekonomi yang bukan kapitalis dan juga sosialis. Salah satu perbedaan SEP dengan kapitalis atau sosialis adalah pandangan tentang manusia. Dalam sistem kapitalis atau sosialis, manusia dipandang sebagai mahluk rasional yang memiliki kecenderungan untuk memenuhi kebutuhan akan materi saja.
5. Pemikiran Emil Salim
Konsep Emil Salim tentang SEP sangat sederhana, yaitu sistem ekonomi pasar dengan perencanaan. Menurut Emil Salim, di dalam sistem tersebutlah tercapai keseimbangan antara sistem komando dengan sistem pasar. “lazimnya suatu sistem ekonomi bergantung erat dengan paham-ideologi yang dianut suatu negara”.
Sumitro Djojohadikusumo dalam pidatonya di hadapan School of Advanced International Studies di Wasington, AS Tanggal 22 Februari 1949, menegaskan bahwa yang dicita-citakan bangsa Indonesia adalah suatu macam ekonomi campuran. Lapangan-lapangan usaha tertentu akan dinasionalisasi dan dijalankan oleh pemerintah, sedangkan yang lain-lain akan terus terletak dalam lingkungan usaha swasta.
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Sejak kemerdekaan pada tahun 1945, masa orde lama, masa orde baru sampai masa sekarang (masa reformasi) Indonesia telah memperoleh banyak pengalaman politik dan ekonomi. Peralihan dari orde lama dan orde baru telah memberikan iklim politik yang dinamis walaupun akhirnya mengarah ke otoriter namun pada kehidupan ekonomi mengalami perubahan yang lebih baik.
1.Masa Orde Lama (1945-1966)
Pada masa ini perekonomian berkembang kurang menggembirakan, sebagai dampak ketidakstabilan politik dan seringnya pergantian cabinet.
2. Masa Orde Baru (1966-1997)
Menghadapi perekonomian yang sedemikian rupa, pemerintah peralihan menetapkan beberapa langkah perioritas kebijakan ekonomi sebagai berikut :
a. Memerangi inflasi
b. Mencukupkan stok cadangan bahan pangan terutama beras
c. Merehabilitasi prasarana perekonomian
d. Meningkatkan ekspor
e. Menyediakan/menciptakan lapangan kerja
f. Mengundang kembali investor asing
3. Masa Reformasi (1998-sekarang)
Pada masa reformasi ini perekonomian indoensia ditandai dengan krisis monoter yang berlanjut menjadi krisis ekonomi yang sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda kea rah pemulihan. Walaupun ada pertumbuhan ekonomi sekitar 6% untuk tahun 1997 dan 5,5% untuk tahun 1998 dimana inflasi sudah duperhitungkan namun laju inflasi masih cukup tinggi yaitu sekitar 100%. Pada tahun 1998 hampir seluruh sector mengalami pertumbuhan negatif, hal ini berebeda dengan kondisi ekonomi tahun 1999.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Adapun faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonom Indonesia, secara umum adalah :
1. Faktor produksi
2. Faktor investasi
3. Faktor perdagangan luar negeri dan neraca pembayaran
4. Faktor kebijakan moneter dan inflasi
5. Faktor keuangan negara
Pengertian Dan Penjelasan Tentang Ilmu Ekonomi Oleh Para Ahli
Pengertian dan Definisi Ekonomi Menurut Para Ahli
Secara umum, bisa dibilang bahwa ekonomi adalah sebuah bidang kajian
tentang pengurusan sumber daya material individu, masyarakat, dan negara
untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Karena ekonomi
merupakan ilmu tentang perilaku dan tindakan manusia untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya yang bervariasi dan berkembang dengan sumber daya
yang ada melalui pilihan-pilihan kegiatan produksi, konsumsi dan atau
distribusi.
Berikut ini adalah pengertian dan definisi ekonomi menurut beberapa ahli :
ADAM SMITH
Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara
MILL J. S
Ekonomi ialah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan
ABRAHAM MASLOW
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien
HERMAWAN KARTAJAYA
Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya
Berikut ini adalah pengertian dan definisi ekonomi menurut beberapa ahli :
ADAM SMITH
Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara
MILL J. S
Ekonomi ialah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan
ABRAHAM MASLOW
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien
HERMAWAN KARTAJAYA
Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya
PAUL A. SAMUELSON
Ekonomi merupakan cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan sumber-sumber yang terbatas untuk memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat
Bila membicarakan tentang ekonomi, secara otomatis kita juga akan membicarakan mengenai ilmu ekonomi dimana ilmu ekonomi merupakan sebuah ilmu kajian yang membahsa dan memperlajari tentang ekonomi itu sendiri. Secara umum, ilmu ekonomi dibagi menjadi 2. yaitu ilmu ekonomi makro dan ilmu ekonomi mikro.
Ilmu ekonomi makro mempelajari perilaku ekonom i sebagai keseluruhan tentang kehidupan ekonomi dan ilmu ekonomi mikro lebih memfokuskan pada keputusan-keputusan individu baik sektor rumah tangga maupun perusahaan dalam mengalokasina sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Ekonomi merupakan cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan sumber-sumber yang terbatas untuk memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat
Bila membicarakan tentang ekonomi, secara otomatis kita juga akan membicarakan mengenai ilmu ekonomi dimana ilmu ekonomi merupakan sebuah ilmu kajian yang membahsa dan memperlajari tentang ekonomi itu sendiri. Secara umum, ilmu ekonomi dibagi menjadi 2. yaitu ilmu ekonomi makro dan ilmu ekonomi mikro.
Ilmu ekonomi makro mempelajari perilaku ekonom i sebagai keseluruhan tentang kehidupan ekonomi dan ilmu ekonomi mikro lebih memfokuskan pada keputusan-keputusan individu baik sektor rumah tangga maupun perusahaan dalam mengalokasina sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Langganan:
Postingan (Atom)